Buat Kain Sasirangan, MAN 2 HST Laksanakan Praktik Muatan Lokal

Barabai (MAN 2 HST) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan praktik muatan lokal dengan membuat kain sasirangan, Senin (10/06/24) di madrasah. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh kelas XI Keagamaan MAN 2 HST.

Muatan lokal adalah bahan kajian atau mata pelajaran pada satuan pendidikan yang berisi muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik terbentuk pemahamannya terhadap keunggulan dan kearifan di daerah tempatnya tinggal. 

Al Munipah, S.Pd., guru muatan lokal MAN 2 HST mengatakan, tujuan dari mata pelajaran muatan lokal adalah untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan sikap hidup kepada peserta didik agar memiliki wawasan yang mantap tentang lingkungan dan masyarakat sesuai dengan nilai yang berlaku di daerahnya dan mendukung kelangsungan pembangunan daerah serta pembangunan nasional.

Salah satu materi dalam kegiatan belajar muatan lokal adalah membuat kain sasirangan. Materi ini sangat lekat dengan kebudayaan tradisional khas Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, untuk melestarikan kebudayaan tersebut, dilaksanakan praktik membuat kain sasirangan sebagai salah satu keterampilan yang dapat dimiliki oleh peserta didik sebagai bekal mereka ketika sudah menyelesaikan pendidikan di madrasah.

Sasirangan adalah jenis kain khas yang berasal dari daerah Kalimantan Selatan yang dibuat dengan teknik tusuk jelujur, kemudian diikat dengan benang atau tali rafia, dan selanjutnya dicelup. Dalam pelaksanaan praktik membuat kain sasirangan, peserta didik diminta untuk membuat motif sendiri pada kain masing-masing, kemudian, dijelujur. Setelah itu, pencelupan dilakukan secara bersama-sama di madrasah.

Red: Tati / Video: Wahyu / Publisher : SanFik


Posting Komentar untuk "Buat Kain Sasirangan, MAN 2 HST Laksanakan Praktik Muatan Lokal"